1.
Bagaimana pendapat saudara tentang suatu
produk barang dan jasa yang harganya murah, bisa dibeli dimana-mana dan
produknya banyak. Apakah setiap orang menyukai dan membelinya? Kaitkan jawaban
saudara dengan segmentasi pasar dan bauran pemasaran!
Tidak
semua orang menyukai produk murah dengan produksi massal. Ada beberapa kalangan
orang yang cenderung menyukai produk yang langka dan tidak dimiliki oleh banyak
kalangan masyarakat. Namun, kembali lagi kepada apa barang yang dimaksud tersebut
apakah itu barang primer atau hanya barang sekunder. Sehingga dalam pemasaran
,setiap perusahaan akan melakukan segmentasi pasar untuk mengoptimalkan
penjualan dengan memasarkan produk pada konsumen tertarget baik dari segi
harga, kualitas dan factor lain yang akan berpengaruh terhadap perilaku
konsumen. Bauran pemasaran yang tepat akan mampu membantu penetapan segmentasi
pasar yang tepat dikarenakan tingginya permintaan dan perbedaan selera setiap
konsumen.
2.
Buatlah contoh produk-produk massal dan
produk special(barang/jasa)!
Contoh
produk pemasaran massal : COCA COLA, Mobil FORD dan brand Indonesia produk
vetsin AJINOMOTO. Selain itu banyak juga brand-brand yang saat ini sudah
memiliki banyak varian pada awalnya menerapkan produk pemasaran massal,
seperti: Teh Botol SOSRO (saat sebelum memiliki S-tee, Tebs, dan Fruit Tea),
Pepsodent dengan kemasan merah putih (sebelum saat ini hadir dalam berbagai
varian rasa). Jarum jahit yang selama ini ada dimana-mana juga merupakan produk
massal akrena memiliki manfaat yang tidak ada habisnya di berbagai bidang menjahit.
3.
Jelaskan definisi/pengertian dari
masing-masing perusahaan bisnis dan contoh produk/merknya dan negara
asalnya(produsen)
a.
Domestic
Perusahaan
bisnis domestik adalah suatu unit bisnis yang tingkat operasional dan pangsa
pasarnya berada dalam suatu wilayah saja tanpa melewati batas negara. Jenis
perusahaan ini masih bersifat sederhana dan tidak kompleks karena hanya
memperhitungkan berbagai variabel yang berlaku di sekitarnya saja mulai dari
besar kecil kompensasi, budaya perusahaan, rekrutmen tenaga kerja, analisis
pasar, dan lain sebagainya.
b.
Perusahaan
Internasional
Perusahaan
bisnis internasional adalah suatu unit bisnis yang sudah memperluas atau
ekspansi produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negari
dari negara asalnya. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan
bisnis di kala pasar yang ada di dalam negri sudah berada dalam tahap jenuh,
sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar
internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur
budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.
Contohnya
Glaxo SmithKline adalah salah satu perusahaan kesehatan beberapa meneliti kedua
obat-obatan dan vaksin untuk tiga WHO penyakit prioritas - HIV / AIDS,
tuberkulosis dan malaria, dan sangat bangga telah mengembangkan beberapa obat
global terkemuka di bidang ini.
c.
Perusahaan
Multinasional
Perusahaan
bisnis multi nasional adalah perusahaan yang memiliki beberapa pabrik yang
berdiri di negara yang berbeda-beda. Penyesuaian dengan budaya di tiap negara
yang dimasuki adalah suatu keharusan untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan
mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya
ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir.
Contohnya
Shell yang mengembangkan teknologi pertama di dunia yang mengolah gas alam cair
sehingga semakin membuat perusahaan ini menjadi semakin terdepan dalam bisnis
minyak
d.
Perusahaan
Global
Perusahaan
global adalah unit bisnis yang memiliki kantor pusat di banyak negara lain
dengan sistem pengambilan keputusan desentralisasi. Sistem partisipasi bisnis
global digunakan karena sudah semakin pudar dan hilangnya batasan-batasan pasar
suatu negara dengan negara lainnya (globalisasi). Biasanya perusahaan global
memiliki ciri distribusi sudah ekspor, memiliki unit produksi di luar negara
asal dan melakukan aliansi dengan perusahaan asing.
Contohnya
PT. Indofood merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman yang
bermarkas di Jakarta, Indonesia.
4.
Apa yang dimaksud dengan
perusahaan/organisasi? Beri contoh organisasi/negara yang terkait :
a.
Etnosentris
Kenyakinan
parochial bahwa pendekatan dan praktik kerja terbaik adalah yang dimiliki oleh
Negara asal /sendiri atau home country. Negara dimana kantor-kantor utama milik
perusahaan berada dan meyakini bahwa orang-orang di Negara-negara lain tidak
memiliki kemampuan, keahlian, pengetahuan atau pengalaman yang dibutuhkan untuk
membuat keputusan bisnis terbaik,seperti yang dimiliki orang-orangdi Negara
sendiri.
Contohnya
adalah kebiasaan memakai koteka bagi masyarakat papua pedalaman Jika dipandang
dari sudut masyarakat yang bukan warga papua pedalaman, memakai koteka mungkin
adalah hal yang sangat memalukan tapi oleh warga pedalaman papua, memakai
koteka dianggap sebagai suatu kewajaran, bahkan dianggap sebagai suatu
kebanggan.
b.
Polisentris
Pandangan
bahwa para manajer di Negara tuan rumah(host country) mengetahui pendekatan dan
praktik kerja terbaik untuk menjalankan bisnis di Negara tersebut Beranggapan
bahwa semua operasi luar negeri bersifat berbeda dan sulit dipahami.
Misalnya,
pada tahun 1990-an, Citicorp adalah organisasi yang berorientasi polisentrisme.
Pada tahun 1998 Citicorp digabung dengan Travelers Group dengan membentuk
Citigroup, dimana masing-masing cabang di berbagai negara dapat melakukan
kebijakan mereka sendiri, yang akibatnya kepentingan seluruh cabang organisasi
secara kelompok tidak terlayani, sehingga mereka menggeser orientasinya pada
model geosentrisme
c.
Regiosentris
Contoh
menarik dari suatu organisasi bisnis yang berorientasi regiosentris adalah
General Motors. Organisasi bisnis ini memiliki strategi yang berbeda secara
signifikan yang digunakan di Uni Eropa, Amerika Serikat dan Asia. Para manajer
papan atas di berbagai wilayah tersebut memiliki kebebasan yang cukup besar
dalam pengambilan keputusan, sehingga orientasi regiosentris sering dikaitkan
dengan adanya peningkatan desentralisasi organisasi
d.
Geosentris
Suatu
organisasi yang berorientasi geosentris akan memperlakukan semua pasar luar
negeri sebagai suatu kesatuan.
Contohnya
suatu organisasi akan merekrut para manajer yang paling kompeten pada bidang
tertentu, melampaui batas geografis, budaya, preferensi dan lain sebagainya.
Para manajer lokal dianggap belum tentu memiliki kompetensi tinggi pada pasar
lokal mereka, dibandingkan dengan para manajer dari luar negeri.
5.
Hal apa saja yang menjadi pertimbangan
perusahaan melakukan bIsnis global?
-
Cara
memasuki pasar dan kompetisi pasar global
-
Kapabilitas
manajemen pemasaran dan kecakapan teknis
-
Kebaruan
perusahaan pada aktivitas pemasaran global
-
Ukuran
perusahaan dan lebar lini produknya
-
Kekuatan.
dan kemampuan finansial untuk menyuntikkan modal tambahan jika dibutuhkan
-
Produksi,
distribusi, pemasaran, hubungan dan perantara pemasaran
Komentar
Posting Komentar