Langsung ke konten utama

Tugas softskill Ekonomi Koperasi

EKONOMI KOPERASI


1. Konsep koperasi di negara berideologi liberal adalah bahwa koperasi merupakan organisasi swasta, yg dibentuk secara sukarela oleh orang – orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi itu sendiri.
Konsep koperasi sosialis adalah koperasi direncanakan dn dikendalikan oleh pemerintah, dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, unntuk menunjang perencanaan nasional.
Konsep kopersi negara – negara berkembang adalah koperasi yang didominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembanganya.

2. Pada revolusi di Perancis, untuk mampu menghadapi serangan industri Inggris, Perancis berusaha mengganti mesin – mesin yang digunakan dengan mesin – mesin modern yang berakibat pada peningkatan pengangguran. Kondisi inilah yang mendorong munculnya pelopor – pelopor koperasi di Perancis, seperti Charles Fourier dan Louis Blanc.

3. Aliran Yardstick
Umumnya dijumpai pada Negara-negara yang berideologis kapitalis atau yang menganut system perekonomian liberal.
Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan, dan mengoreksi berbagai keburukan yang ditimbulkan oleh system kapitalisme.
Aliran ini menyadari bahwa organisasi koperasi sebenarnya kurang berperan penting dalam masyarakat, khususnya dalam system dan struktur perekonomiannya.
Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi di tengah-tengah masyarakat. Pemerintah melakukan koperasi dengan swasta secara seimbang dalam pengembangan usaha. Jadi, maju tidaknya koperasi tetap terletak di anggota koperasi itu sendiri.

Aliran Sosialis
Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi.
Akan tetapi dalam perkembangannya, kaum sosialis kurang berhasil memanfaatkan koperasi bagi kepentingan mereka. Kemudian, kaum sosialis yang diantaranya berkembang menjadi kaum komunis mengupayakan gerakan koperasi sebagai system komunis itu sendiri. Koperasi dijadikan sebagai alat pemerintah dalam menjalankan program-programnya. Dalam hal ini, otonomi koperasi menjadi hilang.
Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di Negara-negara ERopa Timur dan Rusia.

Aliran Persemakmuran
Memandang koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
Koperasi sebagai wdah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat.
Mereka yang menganut aliran ini berpendapat bahwa, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi ekonomi rakyat  terutama yang berskala kecil akan lebih mudah dilakukan apabila melalui organisasi koperasi.
Organisasi ekonomi system kapitalis masih ttetap dibiarkan berjalan, akan tetapi tidak menjadi sokoguru perekonomian.
Koperasi berperan untuk mencapai kemakmuran masyarakat yang adil dan merata dimana koperasi memegang peranan yang utama dalam struktur perekonomian masyarakat.
Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat kemitraan (partnership), dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.
 
4. a. Aliran – aliran koperasi :
1. Aliran Yardstick
 Aliran ini pada umumnya dijumpai pada negara – negara berideologi kapitalis atau yang menganut sistem perekonomian liberal. Hubungan pemerintah dengan koperasi bersifat netral. Artinya, pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya
koperasi di tengah – tengah masyarakat. Pemerintah memperlakukan koperasi dengan swasta secara seimbang dalam pengembangan usaha.
2. Aliran Sosialis
Menurut aliran ini, koperasi dipandang sebagai alat paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, di samping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi. Akan tetapi, dalam aliran ini, koperasi dijadikan sebagai alat pemerintah dalam menjalankan program – programnya. Dalam ha ini adalah otonomi koperasi menjadi hilang.
3. Aliran Persemakmuran ( Commonwealth )
Aliran ini memandang koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kalitas ekonomi masyarakat. Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “kemitraan (partnership)”, di mana pemerintah bertanggungjawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.
 
b. Menurut saya, koperasi yang berlaku di Indonesia adalah koperasi yang beraliran persemakmuran, karena anggota pemerintah dengan masyarakat ikut berpartner dalam mengembangkan suatu koperasi.


 

Komentar